Pemuda dan Sosialisasi

Posted on Updated on


Dalam negara Indonesia seseorang dikategorikan sebagai pemuda bila umuranya ada pada rentang umur 15-21 tahun. Pada masa-masa inilah manusia dapat menjalani kehidupannya dengan maksimal, kematangan umur yang akan menunjang kemampuan fisik dan mentalnya dalam menghadapi setiap kegiatan yang dilakukannya, kematangan emosi, yang menunjang seseo rang dapat mengambil keputusan yang terbaik dalam setiap permasalahan yang dihadapi. Sehingga pada masa-masa seperti ini pemuda diharapkan dapat memanfaatkan waktunya dengan sebaik-baiknya untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya.



Web development jakarta

Disamping itu semua pemuda juga diharapkan dapat bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya sehingga diharapkan mampu memiliki kemandirian dan kepercayaan diri yang matang untuk melaksanakan segala tugas dan kewajibannya didalam lingkungan masyarakat.

Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu prosuk sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendri dan memandang adanya pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit dipelajari. Asal mula timbulnya kedirian :

  1. Dalam proses sosialisasi mendapat bayangan dirinya, yaitu setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan memperlakukan dirinya. Misalnya ia tidak disukai, tidak dihargai, tidak dipercaya; atau sebaliknya, ida disayangi, baik budi dandapt dipercaya
  2. Dalam proses sosialisasi juga membentuk kedirian yang ideal. Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa-apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain. Bentuk-bentuk kedirian ini berguna dalam meningkatkan ketaatan anak terhadap norma-norma sosial

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s