Dasar Pemrograman Java

Posted on Updated on


Keyword

kata kunci atau Keyword merupakan kata yang mempunyai arti khusus sehingga tidak dapat digunakan sebagai identifier. Identifier itu sendiri adalah nama yang digunakan untuk mengidentifikasikan elemen pada program, misalnya nama variable, nama konstanta, nama kelas, dll. Berikut adalah daftar keyword dalam bahasa Java:



Web development jakarta

abstract boolean break byte double else extends
case catch char class finally float for
const continue default do assert import return
final interface long native new synchronized this
goto private protected public if transient try
int short static strictfp switch implements package
throw throws volatile while super void instanceof
  1. 1. Tipe data primitif

Semua nilai dalam Java adalah referensi terhadap objek. Namun, untuk fleksibilitas Java tetap mempertahankan tipe data dengan nilai biasa atau disebut juga tipe data primitive. Tipe data primitif adalah tipe data yang memiliki nilai tertentu, bukan referensi kelas ataupun objek. Berdasarkan tipe datanya data primitive dapat dibedakan menjadi empat:

  • Tipe data Integegr atau bilangan bulat: byte, short, int, long.
  • Tipe data float atau bilangan nyata: float, double.
  • Tipe data char atau karakter: char.
  • Tipe data Boolean: Boolean.
Tipe Data Besar Storage Nilai Minimal Nilai Maksimal
Byte 8 bit (1 byte) -128 128
Short 16 bit (2 byte) -32768 32768
Int 32 bit (4 byte) -2147483648 2147483648
Long 64 bit (8 byte) -9223372036854775808 9223372036854775808
Float 32 bit (4 byte) ± 3.4E-38 ± 3.4E+38
Double 64 bit (8 byte) ±1.7E-308 ± 1.7E+308
Char 16 bit (2 byte) \u0000 \uFFFF
boolean 1 bit True atau False

Tipe data Boolean

Boolean digunakan untuk menentukan suatu kondisi apakah benar (true) atau salah (false). Nilai Boolean sering digunakan untuk mengatur alur program terutama pada perulangan dan percabangan.

Ex:

boolean isBenar = true; // benar 

boolean isBenar = false; // salah

Tipe data Char

Tipe karakter dalam java mempunyai ukuran 16 bit atau setara dengan 65.536 kode. Untuk mencari tahu informasi tentang karakter anda dapat membuka situs http://www.unicode.org .Tipe data karakter harus didefinisikan dengan mengguankan tanda petik satu (apostrop).

Ex:

char karakter = ‘A’ ;

Dalam char terdapat escape character yang digunakan untuk menampilkan karakter khusus seperti tab, atau pergantian baris.

Escape Sequence Keterangan
\b Backspace
\t Tab
\n Linefeed
\f Formfeed
\r Carriage return
\\ Backslash
\’ Single quote
\” Double quote
\ddd Oktal, misal ‘\123’ setara dengan huruf s
\udddd Karakter Unicode, misal ‘u\1234’ setara dengan tanda tanya

Ex :

System.out.println (“aku berkata \”Indonesia merdeka\””) ;

Kode diatas akan menampilkan kalimat: aku berkata “Indonesia merdeka” pada command prompt.

Tipe data Integer

Integer merupakan bilangan bulat. Dalam bahasa Java terdapat empat buah integer yaitu byte, short, int, dan long. Yang masing – masing memiliki kapasitas 8 bit, 16 bit, 32 bit, dan 64 bit.semakin besar ukuran yang digunakan semakin besra nilai yang dapat ditampung.

Tipe data Floating Point

Floating Point merupakan bilangan rasional. Dalam Java terdapat dua buah tipe floating point yaitu float dan double. Yang masing – masing ukurannya 32 bit, dan 64 bit. Penulisan bilangan floating point menggunakan tanda titik sebagai tanda decimal atau menggunakan tanda eksponensial e atau E.

Ex :

double a = 12.34 ;           // 12,34 

double b = .01 ;               // 0.01

double c = 1e-6               // 1x atau 0,000006

double d = 5200000D   //  5,2x

Variabel

Variabel digunakan untuk menyimpan data sehingga dapat diolah oleh program.dalam suatu program satu variuabel dapat berubah – ubah beberapa kali nilainya. Variable harus dideklarasikan dengan menentukan nama variable dan tipe data variacel itu sendiri.

Sintaks deklarasi variabel
[ modifier ] tipe identifier ; 

[ modifier ] tipe identifier1, identifier2, identifierxx ;

Sintaks inisialisasi variabel
[ modifier ] identifier = ekspresi ; 

[ modifier ] identifier = lateral ;

Ex :

short b, 

b = 2 ;

t = 1 + 2 ;      // error, karena t belum dideklarasikan

Agar lebih sederhana, deklarasi variabel dapat juga dituliskan sekaligus. Contohnya :

short b = 12 ; 

char y = ‘a’ ;

Konstanta

Konstanta digunakan untuk menyimpan data yang tidak akan kita ubah. Contoh konstanta adalah π.konstanta dapat dideklarasikan dengan menggunakan keyword final didepan tipe variabel.

Sintaks deklarasi da inisialisasi beberapa konstanta
[ modifier ] final tipe identifier1, identifier2 ; 

[ modifier ] final tipe identifier1 = nilai1, identifier2 = nilai2 ;

Ex :

final double PI = 3.14 ; 

PI = 2 ;         // error, PI bernilai 3,14 dan tidak dapat diganti lagi.

Tipe Enumerated

Tipe Enumerated adalah tipe data yang kita buat sendiri oleh programmer. Enumeration sering digunakan untuk membuat daftar nilai – nilai dalam jumlah terbatas.

Sintaks Tipe Enumerated
enum nama_tipe_enumerated { nilai1, nilai2, nilai3, … }

Ex :

Public enum warna 

{ HIJAU, KUNING, MERAH, BIRU, HITAM, PUTIH, COKLAT }

warna.daun = warna.HIJAU;

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s