Java

Recommended Java Book

Posted on Updated on


Tiba – tiba pengen nulis tentang buku Java yang saya punya. mungkin karena buku ini banyak memberikan manfaat buat saya dalam belajar pemrograman,hahaa, ini dia penampakannya,

saya sangat merekomendasikan buku ini buat anda yang baru / ingin belajar pemrograman, bukan hanya Java, karena saya belajar pemrograman dari nol, belajarlah dari salah satu bahasa pemrograman terlebih dahulu,tetapi pilihlah bahasa pemrograman yang based on text dulu, jangan langsung belajar VB, atau delphi, memang mudah mempelajarinya, tapi anda tidak akan mengerti konsepnya.karena pemrograman sejenis itu biasanya tinggal klik and drag aja, belajarlah berkoding-koding ria dulu..  jika sudah menguasai dasar – dasar dari satu bahasa pemrograman dengan baik, maka untuk belajar bahasa pemrograman yang lainnya pun tidak akan sulit. buku ini berisi materi dasar – dasar pemrograman Java dengan lengkap, juga disertai dengan contoh – contoh program yang bisa anda coba,(mustahil bisa belajar program tapi ga mau coba..cuma modal baca aja, kaya silencer..hahaha).recommended banget deh pokoknya..(balas budi ke pengarang buku karena udah ngajarin saya…) hahahhaaa… semoga bermanfaat…..

<p align=”center”>
<a href=”http://binary-project.com&#8221; target=”_blank” title=”web development jakarta”><img src=”http://binary-project.com/web-development-jakarta/banner.jpg”/></a&gt;
<br/><a href=”http://binary-project.com&#8221; target=”_blank” title=”web development jakarta”>Web development jakarta</a>
</p>

Iklan

Konsep Object Oriented Programming(OOP)

Posted on Updated on


Di posting kali ini,, saya akan mencoba menjelaskan tentang konsep pemrograman berbasis objek atau bahasa ngetrend Object Oriented Programming.(baru dapet ilmu dari dosen)hehee..nah, kenapa konsep OOP ini saya masukan di kategori pemrograman java, karena saya menggunakan java untuk mempelajari pemrograman berbasis objek.di kampus saya juga menggunakan java sebagai bahasa pemrograman penunjang konsep OOP ini. Java dipilih karena kita akan lebih mudah mempelajari konsep OOP dengan Java, kenapa? tentu saja karena hampir semua yang ada didalam java adalah objek. jadi, buat anda yang biasa menggunakan java, disadari atau tidak a nda juga telah mengimplementasikan pemrograman objek dalam program anda. Ga percaya?? contohnya adalah <System.out.println>, <JOptionPane.showMessageDialog>, <System.in> itu semua sebenarnya adalah objek yang telah dibuat dalam library java.



Web development jakarta

Nah, pemrograman pada dasarnya terbagi menjadi 3, yang pertama pemrograman logika yaitu pemrograman yang beroientasi kepada logika dalam pembuatan programnya, contohnya adalah PROLOG, pemrograman ini banyak digunakan pada program-program beorientasi AI(Artificial Intelligence).Yang kedua adalah pemrograman prosedural, pemrograman ini merupakan pemrograman yang berorientasi kerja, atau proses, misalnya mengolah data, mencetak dokumen, dll contohnya adalah pascal. sedangkan pemrograman objek tentu saja pemrograman yang berorientasi benda atau objek itu sendiri, contohnya adalah, mahasiswa, karyawan, dosen, kemudian yang melakukan kerja adalah objek-objek tersebut misalnya mahasiswa dapat belajar, karyawan bekeraja, dll.dalam pemrograman prosedural, pemrograman dibagi menjadi beberapa bagian berupa perintah-perintah kecil dan sederhana, sedangkan pada pemrograman berorientasi objek, konsep yang digunakan adalah kita memodelkan sistem yang akan kita buat menjadi objek – objek yang memiliki sifat – sifat (behavior yang berbeda), jadi dalam pemrograman objek kemampuan kita menganalisa masalah dan memetakannya menjadi sebuah objek sangatlah penting.dalam pemrograman berbasis objek, masing – masing objek yang telah kita definisikan juga memiliki hubungan dengan objek yang lain,contohnya adalah hubungan antara objek dosen dan mahasiswa, dosen mengajar mahasiswa, mahasiswa dapat memilih atau mengganti dosen utuk kuliahnya, dll.

Dalam OOP, Setiap objek meiliki karakteristik masing-masing yang bisa dimiliki oleh objek lain, atau juga hanya dimiliki oleh objek tersebut (tergantung pemodelan dari programmer), setiap objek memiliki dua karakteristik yaitu keadaan(state) dan tingkah laku(behavior). keadaan atau state digunakan untuk menyimpan berbagai informasi dari objek itu sendiri. dalam java state pada suatu objek sering disebut juga dengan Attribute atau field. misalnya adalah ketika kita membuat objek mahasiswa, state yang dimiliki oleh objek tersebut adalah nama, npm, nilai, dll.  sedangkan tingkah laku atau behavior digunakan untuk menentukan kerja apa saja yang dapat dilakukan oleh objek tersebut,  dalam Java behavior pada suatu objek sering disebut juga dengan method.contohnya ketikan kita membuat objek mahasiswa, behavior yang dapat kita buat adalah makan, tidur, bolos. nah,, metode yang kita buat dalam suatu objek tentu saja akan mempengaruhi objek itu sendiri atau juga dapat mempengaruhi objek yang lainnya, misalnya, ketika method bolos pada mahasiswa dijalankan, hal ini akan berpengaruh pada state nilai mahasiswa, misalnya nilai mahasiswa jadi kecil atau tidak lulus, dan dapat juga berpengaruh pada objek lainnya, misalnya ‘mahasiswa bolos’ dapat membuat state objek dosen ‘tidak mengajar’, dll.nah,, hal – hal seperti inilah yang membuat kita harus benar – benar membuat analisa yang tepat mengenai hubungan antar objek yang akan kita buat.

Nah, demikian sedikit penjelasan tentang konsep dasar OOP,dan karakteristik sebuah objek. untuk penjelasan yang lebih jelasnya akan saya buat di posting selanjutnya.semoga bermanfaat.oyahh,, posting saya kali ini mengambil referensi dari buku “Mastering Java” tahun 2002 karangan Rachmad Hakim S. dan Ir.Sutarto,M.Si dan dari penjelasan dosen saya di kampus Ibu Aviarini Indrati ^_^

Struktur perulangan pada Java

Posted on Updated on


dalam sebuah program perulangan sangat penting dan memiliki berbagai manfaat, perulangan dapat digunakan untuk menghemat penulisan sintaks pada suatu program.Dalam Java, struktur perulangan dapat dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya adalah while-loop, do-while-loop, for-loop dan case of.

1. while-loop

perulangan ini digunakan untuk mengulang statement-statement yang ada di dalam blok perulangan jika kondisi bernilai benar.

sintaks :

while(kondisi){

statement(s);

}

jadi jika pada awal kondisi sudah bernilai salah maka perulangan tidak akan dilakukan sama sekali.

2. do-while loop

jenis perulangan ini memiliki sedikit perbedaan dengan perulangan while-loop, perbedaannya terletak pada letak pengecekan kondisi perulangan yang ada setelah statement pada blok perulangan dijalankan.hal ini menyebabkan perulangan akan dijalankan minimal 1 kali jika kondisi awal bernilai salah.

sintaks :

do{

statement(s);

}

while(kondisi);

3.  For loop

perulangan ini adalah perulangan yang dapat kita definisikan sendiri nilai awalnya, banyaknya perulangan, dan ekspresi yang akan dilakukan pada akhir statement.

sintaks:

for(initial:kondisi:iterasi){

statement(s);

}

contoh penggalan program:

for(int x=1;x<=10;x++){

System.out.print(x+”  “);

}

Contoh program untuk latihan dapat dilihat di artikel saya sebelumnya.

program latihan perulangan 1

program latihan perulangan 2



Web development jakarta

My Java Project

Posted on Updated on


pada posting kali ini saya cuma mau  sharing tentang project pertama saya. project ini berupa game aplikasi desktop yang saya kerjakan saat masih belajar java..(masih rajin – rajinnya)hehe…inspirasi membuat game ini saya dapatkan waktu saya sama temen – temen sekelas sering memainkan game unik yang ga tau siapa yang mulai…nah,, mungkin buat para pengunjung yang tertarik untuk memainkan game ini bisa mencoba nantinya,, karena game ini sangat berguna untuk melatih kemampuan analisa anda semua…

kira-kira tampilan game nya seperti ini :

nah,, pasti kesan pertama sama sekali ga berkesan ya..hahahaaa,, itu wajar,, saya programmernya aja ga tertarik lihatnya.(maklum lah newbie.)hhee..di game ini ada 2 menu bar yang saya buat yaitu menu file dan menu help. menu file berisi pilihan exit untuk keluar dari program dan menu help yang berisi penjelasan dan cara permainan gamenya,, ada dua bagian yaitu peraturan dan contoh permainan,buat anda yang mau tau cara permainannya  dibawah ini adalah printscreennya,(males ngetik..)heehe..

bagaimana,, udah ngerti??jadi tujuan utama dari permainan ini adalah menebak 4 digit angka berbeda yang dipilih secara acak oleh komputer, pemain akan diberikan 10kesempatam untuk menebak 4 angka tersebut,  angka yang pemain tebak juga harus memenuhi beberapa syarat yaitu terdiri dari 4 angka yang berbeda dan angka pertama tidak boleh 0.lalu program akan memberikan informasi berupa jumlah angka yang benar dan jumlah angka yang urutannya benar yang akan anda gunakan untuk menganalisa saat menebak tebakan selanjutnya jika tebakan tersebut belum benar.

Kesan pertama kali,, mungkin anda menganggap permainan ini mudah(berdasarkan pengalaman saat memperkenalkan permaianan ini pada teman sekelas.)hehee..tapi saya menyarankan anda mencoba terlebih dahulu permainan ini dengan teman anda, karena permainan ini tidak semudah seperti kelihatannya. nah, jika masih bingung untuk membuat programnya, anda dapat memainkan permainan ini dengan teman anda dengan cara menuliskannya pada selembar kertas, masing – masing memilih 4 angka yang akan ditebak oleh lawannya.yang lebih dahulu menebak angka temannya itulah pemenangnya..masih bingung juga?? anda bisa lihat foto hasil perminan saya dengan teman sekelas saya dibawah ini:

itu dia sedikit penjelasan dari saya tentang project pertama yang sya buat dengan java, comment dan saran anda akan sangat membantu dalam perkembangan game ini..hahaaa..

oyahh satu lagi sedikit informasi, kalimat “create creativity from your incapability” yang ada dibawah tampilan program diatas saya kutip dari web yang juga menginspirasi saya dalam belajar bahasa pemrograman, yaitu http://www.exploreyourbrain.com semoga bermanfaat..^_^



Web development jakarta

Struktur Percabangan pada Java

Posted on Updated on


Hampir setiap program  yang telah dibuat pasti menggunakan percabangan hal ini dikarenakan struktur percabangan memiliki peran yang sangat vital dalam mengatur alur jalannya program.percabangan merupakan cara untuk mengatur alur program dengan memberikan satu kondisi atau lebih. Program hanya akan menjalankan statement yang ada didalam percabangan jika kondisi bernilai benar atau true.pada java, kondisi pada percabangan harus berupa operator Boolean. Contoh:



Web development jakarta

int a = 5 // statement bukan merupakan kondisi 

int a == 5 // statement yang berupa kondisi

Kondisi pada java menggunakan operator – operator Boolean yang hanya memberikan hasil true atau false seperti ==, >, <, >=, <=, !=, &, &&, |, ||.Percabangan pada Java dibagi menjadi beberapa jenis yang masing – masing tentu saja memilki fugnsi yang berbeda – beda.

a) Percabangan If

Percabangan ini hanya menggunakan satu kondisi, sintaks If:

if (kondisi) { 

statement(s) ;

}

if (kondisi) 

statement ;

sintaks if yang pertama(kiri), digunakan jka statement yang ada didalam percabangan lebih dari satu statement, sehingga perlu dipisahkan dengan tanda kurung kurawal.sedangkan jika statement percabangan hanya berupa satu statement, tidak perlu menggunakan tanda kurung kurawal.

b) Percabangan If Else

Seperti percabangan if yang telah dibahas sebelumnya, percabangan if else ini juga hanya menggunakan satu kondisi, tetapi ada sedikit perbedaan, yaitu percabangan ini akan melakukan statement yang ada dalam blok program ‘else’ jika kondisi tidak terpenuhi atau bernilai salah.sintaks if else:

if (kondisi) { 

statement(s) ;

}

Else {

Statement(s) ;

}

if (kondisi)  

statement ;

Else

Statement(s) ;

c) Percabangan if else if

Percabangan pada if ele if ini  memungkinkan programmer untuk memberikan lebih dari satu kondisi pada percabangan.percabangan ini akan mengevaluasi nilai dari kondisi yang diberikan, lalu menjalankan statement yang ada dalam kondisi yang bernilai benar atau true.jika semua kondisi bernilai salah, maka program akan menjalankan statement yang ada didalam blok ‘else’.sintaks if else if:

if (kondisi) { 

statement(s) ;

}

Else if (kondisi) {

statement (s) ;

}

Else if (kondisi) {

statement (s) ;

}

Else {

statement(s) ;

}

if (kondisi)  

statement ;

Else if (kondisi)

statement ;

Else if (kondisi)

statement ;

Else

statement ;

d) Percabangan Switch

Hampir sama seprti else if, switch merupakan percabangan yang menyediakan pilihan yang banyak. Switch dipakai pada bebebrapa pilihan menggunakan satu nilai variable sebagai penentu percabangan.sintaks switch:

switch (identifier){ 

case value1 :

statement ;

break ;

case value2 :

statement ;

break ;

default :

statement ;

break ;

}

Perlu diketahui bahwa value1 dan value2 pada sintaks diatas merupakan nilai dai variable yang ada pada identifier.dan default pada sintaks diatas akan dilakukan oleh program jika tidak ada nilai yang sesuai dengan case.

e) Ternary

Ternary merupakan alternative untuk menuliskan perintah percabangan agar lebih singkat.biasanya ternary digunakan pada percabangan – percabangan yang belum kompleks.sintaks ternary:

identifier = kondisi ? value1 : value2 ;

Demikianlah sedikit penjelasan tentang struktur percabangan pada Java.semoga dapat membantu, jika terdapat kesalahan mohon untuk dikoreksi.untuk contoh program menggunakan percabangan – percabangan seperti diatas dapat dilihat pada post selanjutnya.

Program segitiga pascal

Posted on Updated on


Output program :




Web development jakarta

Listing program :

import javax.swing.*;

public class pascal

{

public static void main(String[]args)

{

int x,y,z,a,b,c,d;

int baris=Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog(null,”masukan jumlah baris”));

int kolom=baris;

int tabel[][]=new int[baris][kolom];

for (x=0;x<baris;x++)

{

for (y=0;y<kolom;y++)

{

if((x+y)>=(baris-1))

{

if ((x+y==(baris-1))||(y==(baris-1)))

{

tabel[x][y]=1;

}

else

{

tabel[x][y]=((tabel[x-1][y])+tabel[x-1][y+1]);

}

System.out.print(tabel[x][y]+”   “);

}

else

{

System.out.print(”  “);

}

}

System.out.println();

}

}

}

Awalnya keliatan susah buat membuat rumus untuk menampilkan angka-angka di segitiga pascal, dan menampilkannya dalam bentuk segitiga, tapi ternyata kalau diperhatikan, segitiga pascal itu bisa dilihat jadi seperti ini:

X,y 0 1 2 3 4 5
0 1
1 1 1

2

1 2 1
3 1 3 3 1
4 1 4 6 4 1
5 1 5 10 10 5 1

Nah, setelah melihat segitiga pascal versi array dua dimensi terpecahkan satu masalah kan, untuk menampilkan angka – angka pada segitiga pascal berbentuk segitiga, kita bisa menggunakan perulangan.coba perhatikan, bahwa bagian – bagian yang kosong di array tersebut, selalu pada bagian yang (x + y) nya kurang dari 5.dalam hal ini x dan y adalah indeks pada array. Yaitu indeks (0,0),(0,1),(0,2),(1,2),(2,2) dan lainnya, dan bagian array yang terisi angka merupakan bagian yang indeks arraynya jika ditambahkan (x + y) lebih dari 5. Jadi didalam perulangan nanti bisa kita buat percabangan, jika x + y < 5 dicetak spasi, dan jika x + y nya >= 5 cetak angkanya(dipilih salah satu aja ya, kan pake if – else).untuk lebih menguasai logikanya, dilihat lagi deh program latihan perulangan menampilkan bintang segitiga.

Terus, untuk menampilkan angkanya, lihat lagi array diatas, yang jumlah indeks arraynya (x+y) sama dengan 5 pasti diisi dengan angka 1. Dan juga pada bagian array yang indeks y nya sama dengan 5, selalu diisi dengan angka 1. Dan angka – angka yang ada ditengahnya itu adalah hasil dari dua angka yang ada diatasnya.dan itu bisa dibuat rumus lho,karena indeksnya itu selalu tetap polanya…. silakan diteliti deh…

program menentukan bilangan prima

Posted on Updated on


Output program:

Listing program:

import javax.swing.*;

public class bilprima

{

public static void main(String[]args)

{

int x=Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog(null,”masukan angka”));

if (x<3)

{

JOptionPane.showMessageDialog(null,”angka yang dimasukan adalah bilangan prima”);

}

else

{

for (int a=2;a<x;a++)

{

if (x%a==0)

{

JOptionPane.showMessageDialog(null,”angka yang dimasukan bukan bilangan prima”);

break;

}

else

{

if (a==(x-1))

{

JOptionPane.showMessageDialog(null,”angka yang dimasukan adalah bilangan prima”);

}

else

{

continue;

}

}

}

}

}

}

Logikanya, bilangan prima itu kan bilangan yang cuma habis kalo dibagi sama 1 dan bilangan itu sendiri. Jadi 1 dan 2 itu pasti bilangan prima, dibuatlah percabangan pertama, kalo angka (x) < 3 berati angka itu bilanga prima. Kalo diatas 3 kita buat perulangan untuk mencari sisa pembagian x dibagi 2, 3 dan seterusnya sampai x dibagi sama (x-1).nah dari modulusnya bisa ditentukan, kalo modulusnya = 0, berarti bilangan itu habis dibagi dengan bilangan lain, dengan kata lain itu bukan bilangan prima, kalo semua modulusnya bukan sama dengan 0 berarti bilangan itu bilangan prima kan??



Web development jakarta