percabangan

program percabangan dan array pascal

Posted on Updated on


selanjutnya, program ini menggunakan struktur percabangan pada pascal dan array. digunakan untuk mengkonversi nilai yang diinput menjadi huruf dan menentukan apakah orang tersebut lulus atau tidak.

Minggu ke                  : 3

Nama program          :Program Percabangan dan Array

Fungsi program         :

  • Menggunakan statement percabangan pada pascal.
  • Menggunakan array pada pascal dan menampilkan elemen array.

Listing program        :

uses crt ;

var

a,b,c,d : Integer ;

nama    : array [1..5] of string ;

nilai   : array [1..5] of integer ;

predikat: array [1..5] of string ;

ket     : array [1..5] of string ;

begin

clrscr ;

for a := 1 to 5 do

begin

write ( ‘ nama mahasiswa : ‘ ) ;

readln ( nama[a] ) ;

write ( ‘ nilai          : ‘ ) ;

readln ( nilai[a] ) ;

if nilai[a] >= 90 then predikat[a] := ‘A’ else

if nilai[a] >= 75 then predikat[a] := ‘B’ else

if nilai[a] >= 50 then predikat[a] := ‘C’ else

if nilai[a] >= 40 then predikat[a] := ‘D’ else

predikat[a] := ‘E’ ;

if nilai[a] >= 90 then ket[a] := ‘lulus’ else

if nilai[a] >= 75 then ket[a] := ‘lulus’ else

if nilai[a] >= 50 then ket[a] := ‘lulus’ else

if nilai[a] >= 40 then ket[a] := ‘perbaikan’ else

ket[a] := ‘tidak lulus’ ;

writeln (”) ;

end ;

clrscr ;

writeln (”) ;

writeln ( ‘              DAFTAR NILAI SEMESTER 1            ‘ ) ;

writeln ( ‘————————————————-‘ ) ;

writeln ( ‘      nama        nilai    predikat      ket     ‘ ) ;

writeln ( ‘————————————————-‘ ) ;

for b := 1 to 5 do

writeln ( ‘     ‘+nama[b]+’        ‘,nilai[b],’        ‘+predikat[b]+’         ‘+ket[b]) ;

writeln ( ‘————————————————-‘ ) ;

readln

end.

Output program:

tampilan program saat input data
tampilan program saat input data
tampilan program saat menampilkan data
tampilan program saat menampilkan data

 



Web development jakarta

Iklan

Percabangan dan Perulangan pada Ruby

Posted on Updated on


tulisan kali ini saya akan membahas tentang percabangan dan perulangan yang ada pada bahasa pemrograman Ruby, sintaks nya tidak jauh berbeda dengan bahasa pemrograman lainnya.

Listing program       :

perulangan = 0

while perulangan < 1

print “\n\n”

print “——— Menu ———\n”

print “1. Statement IF Simple Way\n”

print “2. Statement IF Simple Append Array\n”

print “3. Statement For Simple Way\n”

print “4. Statement For Nested Loop\n”

print “5. Statement each-do for reading hash\n”

print “Exit (press key ‘x’)”

print “\n”

print “Choice: “

menu = gets

menu.chop!

if menu.to_i == 1

nilai_a = 10

if nilai_a == 10

print “\nNilai adalah 10\n”

end

#Pilihan 1

elsif menu.to_i == 2

print “\n”

makanan = Array.new

makanan = [“Ayam Goreng”, “Ikan Bakar”, “Pecel Lele”]

print “Array Awal:\n—————\n”

puts makanan

print “\n”

if makanan.length < 4

makanan << “Lontong Sayur”

makanan << “Nasi Uduk”

makanan << “Nasi Goreng”

end

print “Array Akhir:\n————–\n”

puts makanan

print “\n”

# Pilihan 2

elsif menu.to_i == 3

print “\n”

for ii in 1..10

puts “Prulangan ke-#{ii}\n”

end

print “\n”

#pilihan 3

elsif menu.to_i == 4

print “\n”

for ii in 1..10

for jj in 1..ii

print “*”

end

print “\n”

end

#pilihan 4

elsif menu.to_i == 5

print “\n”

hash = {}

hash = Hash[“Motor” => 2, “Bajaj” => 3, “Mobil” => 4]

print “Jumlah Elemen hash: #{hash.size}\n”

hash.sort_by { |p| p[0] }.each do |p|

puts “#{p[0]}, kendaraan beroda #{p[1]}”

end

print “\n”

# pilihan terakhir ‘exit’

elsif menu == “x” or menu == “X”

print “Exit…………..\n”

perulangan += 1

else

puts “Menu Not Define”

end

end

Logika program       :

Program ini adalah program menu yang befungsi untuk menampilkan contoh output program yang menggunakan struktur perulangan dan percabangan.tampilan awal program ini adalah tampilan menu program yang berisi lima pilihan yang masing- masing merupakan jenis – jenis percabanga dan perulangan pada ruby.lalu program akan meminta input pilihan menu yang ingin dipilih, dan akan digunakan percabangan untuk menampilkan output program sesuai dengan input nomor menu yang diinginkan.jika input tidak sesuai dengan nilai yang disediakan pada menu program akan mencetak tulisan “menu not define”.jadi program iini akan dibagi menjadi 5 blok program.

Blok program pertama:

nilai_a = 10

if nilai_a == 10

print “\nNilai adalah 10\n”

end

blok program yang pertama berfungsi untuk menampilkan contoh output program yang menggunakan statement percabangan if pada ruby. Kode diatas pertama akan memberikan nilai pada variable nilai_a sama dengan 10. Lalu dilakukan percabagan dengan kondisi nilai a==10. Jadi, statement yang ada dalam percabangan hanya akan dijalanakan atau diproses jika kondisi perulangan bernilai true, sehingga statement pada percabangan diatas akan dijalankan karena variable nilai_a bernilai = 10 sehingga kondisi pada perulangan terpenuhi.

Blok program kedua

makanan = Array.new

makanan = [“Ayam Goreng”, “Ikan Bakar”, “Pecel Lele”]

print “Array Awal:\n—————\n”

puts makanan

print “\n”

if makanan.length < 4

makanan << “Lontong Sayur”

makanan << “Nasi Uduk”

makanan << “Nasi Goreng”

end

print “Array Akhir:\n————–\n”

puts makanan

print “\n”

blok program yang kedua berfungsi untuk menampilkan output program dengan percabangan pada ruby dengan cara menabahkan elemen pada suatu array jika kondisi perulangan terpenuhi.pertama, dideklarasikan array baru bernama makanan dengan kode makanan = array.new lalu array makanan diisi dengan elemen beruapa string “ayam goreng”, “ikan bakar”, dan “pecel lele” dan elemen – elemen array tersebut akan dicetak sebagai array awal, atau array pada sebelum percabangan dijalankan.setelah array dicetak, akan dilakuakn penyeleksian atau percabangan dengan kondisi makanan.length < 4 yang berarti statement didalam percabangan akan dijalankan jika kondisi makanan.length <4 bernilai true yaitu jika banyak elmen array makanan kurang dari 4,jadi kondisi percabangan diatas akan terpenuhi karena banyak elemen array makanan berjumlah3.karena kondisi percabangan bernilai true maka statement – statement dalam percabangan akan dijalankan.program akan menambahkan elemen berupa string “lontong sayur”, “nasi uduk”, dan “nasi goreng” pada array makanan, sehingga setelah percabangan selesai dijalankan elemen array makanan akan bertambah menjadi 6 elemen.dana elemen array tersebut akan dicetak sebagai output program dengan kode puts makanan.

Blok program ketiga

for ii in 1..10

puts “Prulangan ke-#{ii}\n”

end

blok program yang ketiga berfungsi untuk menampilkan output program yang menggunakan perulangan sederhana pada ruby.for ii in 1..10 berarti perulangan akan dilakuakn dengan variable perulangan ii yang bernilai 1 sampai 10 jadi perulangan akan dilakukan sebanyak 10 kali.sedangkan statement dalam perulangan akan mencetak kalimat”perulangan ke” dan diikuti dengan nilai variable perulangan ii pada saat perulangak sedang dijalankan.

Blok program keempat

for ii in 1..10

for jj in 1..ii

print “*”

end

print “\n”

end

blok program yang keempat berfungsi untuk menampilkan output program yang menggunakan perulangan bersarang (nested loop) atau dapat juga disebut perulangan yang berada pada perulangan. akan menampilkan ‘*’ yang akan diulang sehingga akan membentuk segitiga. Kode diatas merupakan serangkaian statement yang digunakan untuk menmpilkan output ”*” yang akan membentnuk segitiga.statement for yang pertama adalah statement yang digunakan untuk melakukan perulangan pada statement yang ada didalam for body dengan harga awal x=0 lalu nilai x akan ditambahkan satu pada perulangan berikutnya,demikian seterusnya hingga x bernilai salah terhadap ekspresi x<angka.

Input(angka) Banyaknya looping x
3 3 kali
4 4 kali
5 5 kali
n n kali

Lalu statement for yang kedua adalah statement yang digunakan untuk melakukan perulangan pada statement yang ada didalam for body dengan harga awal y=0 lalu nilai y akan ditambahkan satu pada perulangan berikutnya,demikian seterusnya hingga y bernilai salah terhadap ekspresi y<=x.dengan kata lain saat x barnilai 1 maka statement yang ada didalam for body yang kedua akan diulang sebanyak sekali,saat x bernilai 2 maka statement yang ada didalam for body yang kedua akan diulang sebanyak 2 kali dan seterusnya,sampai perulangan pada for yang pertama berhenti.

Saat x bernilai: Banyaknya looping y
1 1 kali
2 2 kali
3 3 kali
n n kali

Blok program  keempat

hash = {}

hash = Hash[“Motor” => 2, “Bajaj” => 3, “Mobil” => 4]

print “Jumlah Elemen hash: #{hash.size}\n”

hash.sort_by { |p| p[0] }.each do |p|

puts “#{p[0]}, kendaraan beroda #{p[1]}”

pada blok program yang keempat ini berfungsi untuk menampilkan output program yang menggunakan fungsi hash. Statement pertama berfungsi untuk mendeklarasikan hash bernama hash.kemudian program akan menambahkan elemen hash berupa string “motor” dengan key 2, “bajaj” dengan key 3, dan “mobil” dengan key 4.metode hash.size berfungsi untuk mengembalikan nilai banyak elemen hash.jadi, metode diatas akan mengmbalikan nilai 3 karena hash diatas memiliki 3 elemen. Kemudian untuk menguruutkan elemen hash digunakan metode sort.setiap elemen pada hash terdiri dari dua bagian yaitu key dan value.pada pemrograman ruby value pada hash berindeks 0 dan key pada hash berindeks 1. Jadi metode sort akan dijalankan pada p[0] sehingga elemen – elemen pada hash akan diurutkan menurut abjad pada value.dan setelah elemen diurutkan elemen hash akan dicetak, dengan format p[0] lalu p[1] dengan format seperti listing diatas.

Output program:

Jika input menu = 1 (blok program pertama) :


Jika input menu = 2 (blok program kedua) :


Jika input menu = 3 ( blok program ketiga) :


Jika input menu = 4 (blok program keempat) :


Jika input menu = 5 (blok program kelima) :


Jika input tidak sesuai dengan angka yang terdapat pada menu :




Web development jakarta

Program Percabangan Dengan Delphi

Posted on Updated on


Program ini digunakan untuk menampilkan hasil perulangan dengan angka awal dan banyak perulangan yang ditentukan sebagai input program.langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyusun tampilan program dengan menggunakan fitur – fitur yang telah disediakan Delphi. Sehingga tampilan awal pembuatan akan menjadi:



Web development jakarta

Selanjutnya, untuk memudahkan penuliskan kode program, kita perlu mengedit nama – nama elemen diatas dan mengganti beberapa text.untuk mengatur elemen pada program kita dapat menggunakan object inspector.

Gambar diatas merupakan contoh tampilan object inspector yang digunakan untuk mengatur elemen button yang diganti dengan nama wihle-do.kita dapat mengedit elemen – elemen yang lain dengan cara yang sama. Dalam program ini menggunakan ketentuan – ketentuan sebagai berikut:

Elemen Properties Keterangan
Form Caption Program perulangan sederhana
Name TForm1
Group box Caption Looping box
Name Perulangan_box
Memo Name Memo1
Label1 Caption Angka awal              :
Label2 Caption Banyak perulangan   :
Edit1 Caption (dikosongkan)
Name Input_1
Edit2 Text (dikosongkan)
Name Input_2
Button1 Text While – Do
Name Button1
Button2 Caption Repeat – until
Name Button2
Button3 Caption For – do
Name Button3
Button4 Caption For – downto
Name Button4
Button5 Caption Restart
Name Button5

Setelah kita mengedit semua elemen pada form, dan mengganti namanya, kita dapat mulai menuliskan kode program sebagai penanganan event saat button diklik.jadi, saat button while-do diklik memo akan menampilkan hasil program perulangan dengan menggunakan while do, saat button repeat-until diklik, memo akan menampilkan hasil dari perulangan dengan menggunakan repeat-until, saat button for – do diklik, memo akan menampilkan hasil dari perulangan menggunakan for-do, saat button for-downto diklik, memo akan menampilkan hasil dari perulangan menggunakan for-downto dan saat button restart diklik, semua elemen program akan dikosongkan kembali dan program dapat diulang. untuk membuat event pada button while do, double klik pada elemen button while-do lalu tambahkan kode program seperti dibawah ini:

Kode diatas akan menampilkan hasil dari perulangan menggunakan while – do.logikanya adalah sebagai berikut:

  • a := StrToInt (input_1.text) ;

kode diatas berarti akan mengkonversikan apa yang ada pada variable atau elemen input_2 menjadi integer.hal ini dilakukan supaya nilai yang ada pada variable input_2 dapat diproses dan dijadikan sebagai angka awal hasil perulangan.

  • b := 1 ;

berarti memberikan harga awal b sama dengan 0.b akan digunakan sebagai variable pada prulangan.

  • Memo1.Clear ;

Memo1.Lines.Add (‘perulangan while – do’) ;

Kode diatas berfungsi untuk mengosongkan memo agar tidak ada teks lainnya, dan mencetak judul hasil perulangan ‘perulangan while – do’.

  • While b <= StrToInt (input_2.text) do

Begin

Memo1.Lines.Add (‘perulangan ke-’ , IntToStr(b).’ = ’,IntToStr(a)) ;

a = a + 1 ;

b = b + 1 ;

end ;

Perintah di atas merupakan perintah perulangan while-do. Perulangan akan dilakukan apabila nilai dari variabel “b” kurang dari atau sama dengan isi dari field “input_2” yang telah dikonversi menjadi data integer dengan kode StrToInt() program akan mencetak kalimat perulangan ke-‘b’ = (angka awal) lalu nilai a dan b akan ditambah 1 dan program akan diulang kembali sampai kondisi pada perulangan bernilai salah.

Setelah penanganan event pada button while – do selesai dibuat, selanjutnya double klik pada button repeat- until untuk menangani event jika button tersebut diklik.lalu tambahkan kode berikut:

Kode diatas akan menampilkan hasil dari perulangan menggunakan repeat – until.logikanya adalah sebagai berikut:

  • a := StrToInt (input_1.text) ;

kode diatas berarti akan mengkonversikan apa yang ada pada variable atau elemen input_2 menjadi integer.hal ini dilakukan supaya nilai yang ada pada variable input_2 dapat diproses dan dijadikan sebagai angka awal hasil perulangan.

  • b := 1 ;

berarti memberikan harga awal b sama dengan 0.b akan digunakan sebagai variable pada prulangan.

  • Memo1.Clear ;

Memo1.Lines.Add (‘perulangan repeat-until’) ;

Kode diatas berfungsi untuk mengosongkan memo agar tidak ada teks lainnya, dan mencetak judul hasil perulangan ‘perulangan repeat-until.

  • repeat

Begin

Memo1.Lines.Add (‘perulangan ke-’ , IntToStr(b).’ = ’,IntToStr(a)) ;

a = a + 1 ;

b = b + 1 ;

end ;

until b > StrToInt (input_2.text) ;

Perintah di atas merupakan perintah perulangan repeat – until. Perulangan akan dilakukan sampai nilai dari variabel “b” lebih dari field “input_2” yang telah dikonversi menjadi data integer dengan kode StrToInt() program akan mencetak kalimat perulangan ke-‘b’ = (angka awal) lalu nilai a dan b akan ditambah 1 dan program akan diulang kembali sampai kondisi pada perulangan repat – until bernilai benar.

Setelah penanganan event pada button repeat-until selesai dibuat, selanjutnya double klik pada button for-to untuk menangani event jika button tersebut diklik.lalu tambahkan kode berikut:

Kode diatas akan menampilkan hasil dari perulangan menggunakan for-to-do.logikanya adalah sebagai berikut:

  • a := StrToInt (input_1.text) ;

kode diatas berarti akan mengkonversikan apa yang ada pada variable atau elemen input_2 menjadi integer.hal ini dilakukan supaya nilai yang ada pada variable input_2 dapat diproses dan dijadikan sebagai angka awal hasil perulangan.

  • Memo1.Clear ;

Memo1.Lines.Add (‘perulangan for-to-do’) ;

Kode diatas berfungsi untuk mengosongkan memo agar tidak ada teks lainnya, dan mencetak judul hasil perulangan ‘perulangan for-to-do’.

  • For b :=1 to StrToInt (input_2.text) do

Begin

Memo1.Lines.Add (‘perulangan ke-’ , IntToStr(b).’ = ’,IntToStr(a)) ;

a = a + 1 ;

end ;

Perintah di atas merupakan perintah perulangan for-to-do. Perulangan akan dilakukan sampai nilai dari variabel “b” sama dengan field “input_2” yang telah dikonversi menjadi data integer dengan kode StrToInt() dimana b telah diberi nilai awal sama dengan 1. program akan mencetak kalimat perulangan ke-‘b’ = (angka awal) lalu nilai a akan ditambah 1 dan program akan diulang kembali sampai kondisi pada perulangan for-to-do terpenuhi.

Setelah penanganan event pada button for –to-do selesai dibuat, selanjutnya double klik pada button for-downto untuk menangani event jika button tersebut diklik.lalu tambahkan kode berikut:

Kode diatas akan menampilkan hasil dari perulangan menggunakan for-downto.logikanya adalah sebagai berikut:

  • a := StrToInt (input_1.text) ;

kode diatas berarti akan mengkonversikan apa yang ada pada variable atau elemen input_2 menjadi integer.hal ini dilakukan supaya nilai yang ada pada variable input_2 dapat diproses dan dijadikan sebagai angka awal hasil perulangan.

  • c := 1 ;

berarti memberikan harga awal c sama dengan 1.c akan digunakan sebagai variable untuk mencetak banyaknya perulangan yang sedang berlangsung.

  • Memo1.Clear ;

Memo1.Lines.Add (‘perulangan for-downto’) ;

Kode diatas berfungsi untuk mengosongkan memo agar tidak ada teks lainnya, dan mencetak judul hasil perulangan ‘perulangan for-downto’.

  • For b := StrToInt (input_2.text) downto 1 do

Begin

Memo1.Lines.Add (‘perulangan ke-’ , IntToStr(c)’ = ’,IntToStr(a)) ;

a = a – 1 ;

c = c + 1 ;

end ;

Perintah di atas merupakan perintah perulangan for-downto-do. Perulangan akan dilakukan sampai nilai dari variabel “b” sama dengan 1, dimana b diberikan nilai awal sebesar nilai yang ada pada variable “input_2” yang telah dikonversi menjadi data integer dengan kode StrToInt() program akan mencetak kalimat perulangan ke-‘c’ = (angka awal) lalu nilai a akan dikurang 1, sehingga hasil dari perulngan for – downto – do ini akan semakin kecil nilainya. dan program akan diulang kembali sampai kondisi pada perulangan for-downto-do terpenuhi.

Setelah penanganan event pada button for – downto – do selesai dibuat, selanjutnya double klik pada button restart untuk menangani event jika button tersebut diklik.lalu tambahkan kode berikut:

Kode diatas akan mengosongkan kembali elemen – elemen pada proram, yang sama fungsinya untku mengulang program.jadi, saat button restart diklik, maka program akan kembali lagi ke tampilan awal.

Output program:

Struktur Percabangan pada Java

Posted on Updated on


Hampir setiap program  yang telah dibuat pasti menggunakan percabangan hal ini dikarenakan struktur percabangan memiliki peran yang sangat vital dalam mengatur alur jalannya program.percabangan merupakan cara untuk mengatur alur program dengan memberikan satu kondisi atau lebih. Program hanya akan menjalankan statement yang ada didalam percabangan jika kondisi bernilai benar atau true.pada java, kondisi pada percabangan harus berupa operator Boolean. Contoh:



Web development jakarta

int a = 5 // statement bukan merupakan kondisi 

int a == 5 // statement yang berupa kondisi

Kondisi pada java menggunakan operator – operator Boolean yang hanya memberikan hasil true atau false seperti ==, >, <, >=, <=, !=, &, &&, |, ||.Percabangan pada Java dibagi menjadi beberapa jenis yang masing – masing tentu saja memilki fugnsi yang berbeda – beda.

a) Percabangan If

Percabangan ini hanya menggunakan satu kondisi, sintaks If:

if (kondisi) { 

statement(s) ;

}

if (kondisi) 

statement ;

sintaks if yang pertama(kiri), digunakan jka statement yang ada didalam percabangan lebih dari satu statement, sehingga perlu dipisahkan dengan tanda kurung kurawal.sedangkan jika statement percabangan hanya berupa satu statement, tidak perlu menggunakan tanda kurung kurawal.

b) Percabangan If Else

Seperti percabangan if yang telah dibahas sebelumnya, percabangan if else ini juga hanya menggunakan satu kondisi, tetapi ada sedikit perbedaan, yaitu percabangan ini akan melakukan statement yang ada dalam blok program ‘else’ jika kondisi tidak terpenuhi atau bernilai salah.sintaks if else:

if (kondisi) { 

statement(s) ;

}

Else {

Statement(s) ;

}

if (kondisi)  

statement ;

Else

Statement(s) ;

c) Percabangan if else if

Percabangan pada if ele if ini  memungkinkan programmer untuk memberikan lebih dari satu kondisi pada percabangan.percabangan ini akan mengevaluasi nilai dari kondisi yang diberikan, lalu menjalankan statement yang ada dalam kondisi yang bernilai benar atau true.jika semua kondisi bernilai salah, maka program akan menjalankan statement yang ada didalam blok ‘else’.sintaks if else if:

if (kondisi) { 

statement(s) ;

}

Else if (kondisi) {

statement (s) ;

}

Else if (kondisi) {

statement (s) ;

}

Else {

statement(s) ;

}

if (kondisi)  

statement ;

Else if (kondisi)

statement ;

Else if (kondisi)

statement ;

Else

statement ;

d) Percabangan Switch

Hampir sama seprti else if, switch merupakan percabangan yang menyediakan pilihan yang banyak. Switch dipakai pada bebebrapa pilihan menggunakan satu nilai variable sebagai penentu percabangan.sintaks switch:

switch (identifier){ 

case value1 :

statement ;

break ;

case value2 :

statement ;

break ;

default :

statement ;

break ;

}

Perlu diketahui bahwa value1 dan value2 pada sintaks diatas merupakan nilai dai variable yang ada pada identifier.dan default pada sintaks diatas akan dilakukan oleh program jika tidak ada nilai yang sesuai dengan case.

e) Ternary

Ternary merupakan alternative untuk menuliskan perintah percabangan agar lebih singkat.biasanya ternary digunakan pada percabangan – percabangan yang belum kompleks.sintaks ternary:

identifier = kondisi ? value1 : value2 ;

Demikianlah sedikit penjelasan tentang struktur percabangan pada Java.semoga dapat membantu, jika terdapat kesalahan mohon untuk dikoreksi.untuk contoh program menggunakan percabangan – percabangan seperti diatas dapat dilihat pada post selanjutnya.